Monday, July 20, 2009

Staroba Jakarta Open 2009 (I)......Breaking News: Dua Pria 'Terror' Terlihat di Le Meridien Jakarta

'Staroba Jakarta Open 2009' telah mendapat sambutan yang amat 'hot' kali ini. 45 orang pakgolof telah berebut-rebut untuk menyertai petandingan golof yang unggul ini namun akhirnya cuma 36 peserta sahaja telah terpilih ke pertandingan akhir yang berlansung pada tanggal 16 Juli hingga ke tanggal 18 Juli 2009.
3 lapangan golof yang paling 'top' di Jakarta telah di pilih untuk 'event' ini, Imperial Karawaci pada 16 Juli, Rancamaya pada 17 juli dan Royale Jakarta pada hari 'final' 18 Juli 2009.
Sebelum pakdokter bikin 'repor' tentang pertandingan golof itu, pakdokter mahu lapur satu 'breaking news' tentang 'insiden' yang terjadi di masa kontijen STAROBA berada di Jakarta.
Pada tanggal 17 Juli 2009 kurang lebih jam 8 pagi telah berlaku insiden ledakan bom di dua buah hotel internasional di Jakarta. Berikut dari kejadian itu kontijen STAROBA berada dalam keadaan sedikit 'tension' dan berwaspada apa lagi hotel yang kami duduki juga adalah sebuah hotel bertaraf 'internasional' yang harus mungkin juga bisa menjadi 'target' makhluk penjahanam ini.
Kebetulan pada pagi Sabtu tanggal 18 Juli ketika pakdokter sedang duduk di lobi hotel menunggu 'pick-up' ke lapangan golof, muncul dua pria dengan aksi yang agak mencurigakan sambil mengheret beg mereka yang kelihatan terlalu berat. Pakdokter lalu terus mengambil 'snap foto' - mana tahu nanti harus mungkin 'foto' ini bisa di jual kapada CNN dan dapat cukup ongkos untuk biaya 'betting' di lapangan golof nanti.....





dua pria 'terror' yang mencurigakan....



Pakdokter kemudian terus sahaja beri tahu kapada pihak sekuritas di hotel tentang dua pria yang mencurigakan ini dan lansung terus mereka di 'approach' dengan cara dan tata-susila yang amat tertib saperti lazimnya di Indonesia.
Dengan izin kedua-dua pria ini mereka di periksa dan seluruh tubuh-badan mereka di-raba-raba supaya dipastikan tidak kedapatan sebarang apa bahan yang mencurigakan. Setelah 'body-check' itu lulus dan di beri 'all clear' maka di minta pula izin dari mereka untuk di periksa dua beg yang di heret dan kelihatan terlalu amat berat sekali.
Alang kah leganya hati pakdokter bila apa yang kedapatan di dalam beg mereka tidak lansung ada apa-apa bahan yang 'eksplosif'. Cuma yang di dapati hanyalah 12 kilogram buah epal merah dan kedua pria ini telah mengaku memang di ambil mereka dari 'breakfast buffet counter' di Braserrie Restaurant hotel tersebut sebagai bekalan untuk waktu bermain golof........
Nasihat pakdokter kapada Staroba Golf Club, di masa akan datang harus di nasihati kontijen kita bahawa tidak perlu di ambil 'epal dan orange' di breakfast buffet' untuk bekal ke lapangan golf. Kita berhenti saja di warung-warung buah-buahan di jalanan sewaktu ke lapangan golof dan kita beli satu 'kodi' pisang untuk semua peserta kita.
Cara begini kita bisa elak dari terjebak dengan insiden-insiden yang mencurigakan begini....

No comments: